PROFIL
Simon G. Bell
Investor, operator, dan penasihat senior di Asia Pasifik dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang M&A, energi terbarukan, infrastruktur, pertambangan, layanan kesehatan, dan strategic advisory.
RINGKASAN
Simon G. Bell adalah investor, operator, dan penasihat senior di Asia Pasifik dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang energi terbarukan, infrastruktur, pertambangan, layanan kesehatan, dan advisory strategis. Ia telah membangun, memimpin, serta memberikan panduan pada berbagai bisnis dan mandat skala besar, bekerja sama dengan developer, investor, dewan direksi, pemerintah, dan unit bisnis operasional di Indonesia, Singapura, Australia, serta kawasan Asia Pasifik yang lebih luas.
Berasal dari Sydney, Australia, Simon telah menghabiskan sebagian besar kariernya di Asia. Ia menetap dan bekerja penuh waktu di Indonesia selama sembilan belas tahun sebelum akhirnya pindah ke Singapura pada tahun 2018, dan terus aktif bekerja secara ekstensif di kedua pasar tersebut. Jarang ada penasihat di tingkatnya yang memiliki kombinasi rekam jejak di level prinsipal sekaligus pemahaman mendalam tentang dinamika lokal di kawasan ini.
Simon tidak membedakan antara strategi dan pelaksanaan. Dalam pengalamannya, kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan.

Apa yang Membuat Simon Dikenal
Simon dikenal karena kemampuannya beroperasi secara efektif dalam situasi dengan kompleksitas tinggi, di mana kepentingan para pihak belum selaras, dan jalur ke depan menuntut kejelasan strategis sekaligus eksekusi komersial. Instingnya adalah untuk terus menggerakkan segala sesuatu agar maju. Pendekatannya bersifat langsung, disiplin, dan berorientasi pada hasil.
Simon telah bekerja di seluruh spektrum, mulai dari strategi proyek tahap awal dan strukturisasi modal, hingga dukungan eksekusi, restrukturisasi, serta manajemen pemangku kepentingan senior. Ia tidak membedakan antara strategi dan pelaksanaan; dalam pengalamannya, kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan.
Lebih dari sekadar penasihat bagi pihak lain, Simon adalah seorang inisiator. Ia mengidentifikasi proyek tahap awal, mengambil risiko sebagai pendiri, menyusun struktur peluang, serta menyediakan atau mengamankan modal awal (seed capital) sebelum proyek tersebut siap bagi investor institusional.
Fokus Sektor
- Energi Terbarukan: tenaga surya skala utilitas, penyimpanan energi, sistem hibrida, dan listrik lintas batas.
- Infrastruktur: energi, logistik, dan layanan esensial.
- Dekarbonisasi Pertambangan dan Industri: transformasi operasional, pembangkit listrik untuk jaringan swasta.
- Layanan Kesehatan: akuisisi, konsolidasi, dan pengembangan platform di Asia Tenggara.
- Advisory Strategis: transformasi, restrukturisasi, dan pemecahan masalah yang kompleks.
Fokus Regional
Fokus geografisnya berpusat di Asia Pasifik, dengan keahlian mendalam khususnya di Indonesia dan Singapura.
INDONESIA
25 tahun rekam jejak · Fasih berbahasa Indonesia · Hubungan erat or baik dengan pemerintah dan korporasi
SINGAPURA
Basis utama · Domisili selama 8+ tahun
APAC
Australia, PNG, dan Asia Pasifik yang lebih luas
LATAR BELAKANG PROFESIONAL
Simon adalah Pendiri dan Managing Director dari Silverwing Investment Ltd, sebuah perusahaan induk investasi yang berbasis di Hong Kong dengan portofolio yang mencakup layanan energi, layanan kesehatan, digital, dan advisory bisnis di seluruh Asia.
Selain itu, Simon juga berperan sebagai Pendiri, Managing Director, dan CEO Quantum Power Asia Pte Ltd. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan telah mengembangkan berbagai proyek energi terbarukan, termasuk pengembangan PLTS skala utilitas pertama di Indonesia melalui skema unsolicited. Proyek tersebut berhasil mencapai operasi komersial pada tahun 2020 di Gorontalo, serta menghasilkan aliran pendapatan jangka panjang sekitar US$ 50 juta.
Sejak tahun 2022, Simon memimpin inisiatif ekspor energi bersih skala besar. Proyek sistem penyimpanan energi dan PLTS di Indonesia ini dirancang untuk memasok listrik terbarukan ke Singapura melalui kabel bawah laut. Proyek ini merupakan salah satu konsep energi bersih lintas batas paling ambisius di kawasan ini, sekaligus merefleksikan komitmen Simon dalam menginisiasi dan memajukan peluang energi kompleks berskala besar di Asia Pasifik. Sementara itu, ia juga tengah memajukan tambahan investasi energi bersih senilai US$ 2,5 miliar di seluruh Asia Pasifik.
Pada awal kariernya, Simon menjabat sebagai wakil ketua tim ahli internasional yang didukung oleh pemerintah Australia untuk memberikan bantuan teknis kepada pemerintah Indonesia. Hal ini mencakup dukungan dalam pembentukan unit intelijen keuangan di dalam Bank Indonesia (PPATK), dengan total nilai proyek sebesar US$ 25 juta.
Ia telah bekerja bersama institusi-institusi terkemuka termasuk Newmont Corporation, Bank Central Asia (BCA), BHP Billiton, British Petroleum (BP), Semen Indonesia, dan World Resources Institute, serta memfasilitasi lebih dari US$ 337 juta dalam investasi hijau melalui program New Ventures Asia.
FILANTROPI DAN KONTRIBUSI SOSIAL

Di luar aktivitas komersialnya, Simon berdedikasi penuh untuk memberikan dampak sosial nyata melalui berbagai kegiatan filantropi. Ia juga bekerja sama dengan Engineering Good di Singapura, membiayai pendidikan anak usia dini bagi puluhan anak di Indonesia, serta menjadi penyokong sebuah panti asuhan di Jawa Tengah.
Ia juga memberikan pendampingan pro bono kepada para pendiri usaha muda dan UKM di kawasan Asia Pasifik, serta secara rutin berdonasi kepada organisasi yang mendampingi kelompok anak muda rentan di Singapura. Selain itu, Simon pernah menjadi anggota Singapore Institute of Directors dan terlibat dalam beberapa komite, serta berpartisipasi dengan lembaga tata kelola regional, termasuk Indonesian Institute for Corporate Directorship.
CARA KERJA SIMON
Pendekatan Simon bersifat komersial, lugas, dan berorientasi pada hasil. Keahliannya paling menonjol dalam situasi yang membutuhkan satu atau lebih hal berikut:
- Memberikan pertimbangan independen di level dewan direksi dan pemilik usaha
- Membantu memperjelas arah strategis untuk mandat yang kompleks atau mengalami hambatan
- Menangani restrukturisasi komersial dan reposisi proyek maupun platform usaha
- Mengelola hubungan dengan investor, dewan direksi, regulator, dan pemangku kepentingan pemerintah secara berpengalaman
- Mendukung pelaksanaan dengan menjembatani kesenjangan antara strategi dan eksekusi
- Memimpin transformasi dalam mandat dewan direksi, termasuk di operasi pertambangan dan organisasi berskala besar
Simon bukan sekadar penasihat pasif. Kolaborasi paling produktif baginya terwujud saat klien dan mitra membutuhkan sosok pengambil keputusan sekaligus operator yang tangguh—seorang praktisi yang telah membangun bisnis, memimpin berbagai transaksi besar, serta mahir menavigasi hubungan dengan pemerintah untuk terlibat langsung dalam pengambilan keputusan.
Pendidikan dan Bahasa
Simon meraih gelar Sarjana Bisnis Internasional dari Queensland University of Technology. Ia juga melanjutkan pendidikannya dengan menyelesaikan studi hukum bisnis dan ekonomi Indonesia di Universitas Gadjah Mada, serta studi bahasa dan budaya Indonesia di Universitas Kristen Satya Wacana.
Ia fasih berbahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan. Kemampuan yang jarang dimiliki dan bernilai tinggi dalam dunia bisnis.
“Simon berkolaborasi dengan para pengelola dana, dewan direksi, sponsor, dan eksekutif senior dalam berbagai mandat di mana risiko eksekusi, kompleksitas komersial, serta dinamika pemangku kepentingan dipandang setara pentingnya dengan strategi itu sendiri.”

