Sejak 2022, Simon secara independen menggagas dan memimpin pengembangan inisiatif ekspor energi bersih berskala besar, berupa proyek tenaga surya dan sistem penyimpanan energi di Riau yang dirancang untuk memasok listrik terbarukan ke Singapura melalui kabel bawah laut. Simon mengidentifikasi peluang tersebut, menyusun konsep proyek, serta menanamkan modal dan sumber daya tahap awal sebelum adanya dukungan institusional.
Inisiatif ini melibatkan tingkat kompleksitas yang sangat tinggi, mencakup pengembangan proyek, kebijakan energi lintas negara, hubungan bilateral antar pemerintah, kemitraan strategis, serta keterlibatan investor. Total estimasi kebutuhan investasi proyek ini melebihi US$ 10 miliar.
Inisiatif ini diumumkan kepada publik pada 2022 melalui kemitraan dengan ib vogt dari Jerman dan menarik perhatian media regional maupun internasional, termasuk Bloomberg. Proyek ini terus dikembangkan setelah restrukturisasi awal kemitraan, dan saat ini tetap berada dalam tahap pengembangan aktif melalui pekerjaan lanjutan pada struktur proyek, kemitraan, serta keterlibatan regulator.


