Simon ditunjuk langsung oleh dewan direksi salah satu grup industri terkemuka di Indonesia untuk memimpin mandat restrukturisasi dan optimasi rantai nilai, menyusul periode kompleksitas organisasi dan tekanan margin di seluruh jaringan anak perusahaan dan entitas afiliasinya. Tujuan dewan direksi sangat jelas: merampingkan struktur operasional grup, mengeliminasi ketidakefisienan yang terakumulasi di seluruh portofolio yang terdiversifikasi, serta mempertajam fokus pada kinerja EBIT dan keselarasan strategis dengan misi utama grup induk.
Ia mengarahkan penugasan ini secara menyeluruh (end-to-end) di berbagai anak perusahaan yang mencakup bidang distribusi, transportasi, pengemasan, pertambangan, dan layanan terkait. Simon melakukan tinjauan strategis, memimpin wawancara dengan dewan direksi dan manajemen senior di entitas-entitas kunci, serta mengarahkan analisis yang mendasari jalur restrukturisasi yang direkomendasikan. Pekerjaan ini berhasil mengidentifikasi adanya duplikasi peran, celah kapabilitas, ketidakefisienan struktural, serta peluang untuk konsolidasi, sistem manajemen yang lebih kuat, dan peningkatan eksekusi di seluruh grup yang lebih luas.
Mandat ini menghasilkan cetak biru (blueprint) restrukturisasi praktis yang mencakup struktur korporasi, peningkatan manajemen, optimasi rantai nilai, dan kemitraan strategis, yang dirancang untuk diterapkan dalam lingkungan operasional multi-entitas yang kompleks.
Penugasan ini memberikan estimasi penciptaan nilai lebih dari US$ 18 juta selama lima tahun melalui pengurangan biaya, konsolidasi operasional, serta peningkatan eksekusi di unit bisnis logistik, pengemasan, input tambang (quarry), dan layanan pendukung lainnya.


