Rekam Jejak

Program Peningkatan Kinerja Lintas Fungsi dan Value Chain

Pemimpin Mandat dan Executive Coach · Manufaktur Industri · Indonesia · Pengurangan Lead Time 50%

Simon ditunjuk oleh pimpinan bisnis manufaktur industri besar di Indonesia untuk mengatasi kelemahan sistemik dalam efektivitas manajemen, koordinasi lintas fungsi, dan eksekusi. Bisnis tersebut menghadapi tantangan terus-menerus terkait akuntabilitas, pelaporan work-in-progress, serta komunikasi antar-tim yang menghambat kinerja pengiriman dan membatasi pengembangan budaya profesional yang berorientasi pada perbaikan.

Ia memimpin program ini mulai dari tahap diagnosis hingga implementasi, menggabungkan pembinaan eksekutif satu per satu, peningkatan keterampilan kelompok, penyusunan rencana aksi, serta proses perbaikan komunikasi yang terstruktur. Diagnosis awal mengidentifikasi lemahnya koordinasi lintas fungsi, kedisiplinan rapat yang tidak konsisten, serta celah dalam kapabilitas manajemen inti, terutama terkait penetapan tujuan, pendelegasian, akuntabilitas, dan komunikasi.

Komponen inti dari penugasan ini adalah latihan pemetaan nilai (value-mapping) diagnostik di seluruh value chain manufaktur. Proses ini berhasil mengidentifikasi akar penyebab keterlambatan produksi, menyingkap hambatan proses (bottleneck), serta memberikan dasar yang kredibel bagi tim kepemimpinan untuk berkomitmen pada perubahan operasional yang ditargetkan.

Program ini membantu menggeser pola pikir tim manajemen dari penyangkalan masalah menjadi rasa memiliki terhadap prioritas perbaikan. Hal ini menghasilkan rencana aksi praktis bagi para manajer utama, memajukan pengembangan alat pertukaran informasi yang terintegrasi, dan menyelesaikan rencana perbaikan komunikasi yang membangun platform lebih kuat untuk kerja sama lintas fungsi yang berkelanjutan. Peserta juga menyelesaikan tinjauan SWOT bagi pengawas dan mengidentifikasi potensi karyawan berkinerja tinggi untuk pengembangan di masa depan.

Program ini memberikan peningkatan operasional yang terukur, termasuk pengurangan lead time sekitar 50% dan pengurangan biaya sekitar 30%, sekaligus memperkuat keselarasan manajemen, disiplin lintas fungsi, dan eksekusi di seluruh lini bisnis secara material.

“Dari perencanaan strategis hingga kendali dampak krisis. Simon adalah ahli untuk kedua bidang tersebut.